Anak yang mulia

   Di sebuah sekolah dasar ada seorang anak yang sangat kurang dalam pelajaran, yang bernama Tono, tapi dia sangat baik sekali, tidak sombong, tidak pelit, suka berbagi, dan sangat suka menolong orang lain. Dia tinggal bersama kakeknya, di sebuah gubuk, setiap hari setelah dia pulang dari sekolah, dia selalu membantu kakeknya untuk berjualan kue, berkeliling kampung sambil membawa gerobak kuenya.

   Banyak orang yang menyukai kue buatan kakeknya itu, yang di beri harga Rp 2000 untuk setiap kuenya, setiap hari kakeknya membuat kue sekitar 20 biji, jadi jika setiap hari kue yang dia jual itu laku semua maka dia akan mendapatkan uang sebanyak Rp 40000, itu jika kue itu laku semua, tapi karena banyak orang yang menyukai buatannya, kadang - kadang ada orang yang memesan kue tersebut dengan jumlah yang banyak, jadi kakek itu  bisa mendapatkan penghasilan yang lebih.

  Selama bertahun - tahun dia hidup dengan keadaan seperti itu, sampai pada suatu hari kakeknya itu jatuh sakit dan tak mampu untuk bangun dari tempat tidurnya jadi terpaksa anak itu harus menggantikan kakeknya untuk membuat kue, dia terus membuat kue dan menjualnya agar bisa tetap melanjutkan hidupnya dan merawat kakeknya yang sudah tak bisa lagi meninggalkan tempat tidurnya

   Dan akhirnya anak itu telah tumbuh dewasa dan menjadi pengusaha kue serta memiliki toko kue sendiri tapi saat itu kakeknya tiba - tiba menghembuskan nafas terakhir, pada saat melihat cucunya sukses dalam manjalankan usahanya itu, jadi dia  tinggal sendirian,  sejak anak itu hidup sendiri tanpa ada kakeknya yang dulu selalu menemaninya di setiap waktu, dia berfikir untuk mencari pendamping hidup yang bisa menemaninya sampai akhir hayatnya.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pergi ke rumah nenek

Children's glorious